Mengintip Kehidupan Malam di Little Tokyo Jakarta, Diduga Lokasi 4 Pembasket Jepang Booking Cewek
JAKARTA - Malam semakin larut. Waktu menunjukkan pukul 23.30 WIB di kawasan 'Little Tokyo' Jakarta, Jumat (24/8/2018)
Terletak di kawasan Blok M Square, Jakarta Selatan, suasana semakin hidup.
Mobil-mobil mulai dari yang mahal hingga yang murah terlihat mulai masuk ke dalam kawasan itu.
Jejeran kuliner khas Jepang terpampang jelas saat melewati gang besar yang cukup untuk tiga mobil berpapasan.
Namun, kebanyakan warung sudah tutup.
Suasana kontras terlihat ketika pandangan menuju klub malam dan tempat pijat yang dihiasi lampu temaram.
Para penjaga berbadan besar berada di depan.
Wanita Pakaian Minim
Belasan wanita tampak bercengkrama di depan gedung yang rata-rata bertingkat hingga lima lantai.
Mengenakan pakaian yang minim, sebatang rokok terhempit di jemari. Beberapa memanggil pengunjung yang lewat untuk masuk ke dalam.
"Ayo mas, mampir, masuk dulu sebentar," ucap mereka seraya tertawa kecil dengan gerakan gemulainya.
Staff kami yang berada di depan lokasi selama 45 menit, melihat jarangnya pria-pria lokal yang memasuki cafe. Justru kebanyakan dari mereka berasal dari Asia Timur, terdengar dari bahasa yang mereka ucapkan.
Seorang petugas keamanan di sebuah lokasi pijat yang bertuliskan nama Jepang, kepada staff kami mengatakan hampir semua yang masuk ke tempat itu, pengunjung dari Jepang dan Tiongkok.
"Kebanyakan dari Jepang sih sama China, kalau dari yang sini (lokal) jarang," ucapnya seraya menyeruput kopi hitam di tangannya.
Asian Games
Belakangan, terutama saat Asian Games berlangsung di Jakarta, jelas pria cepak itu, pengunjung dari Asia Timur tampak lebih banyak dibanding hari biasanya.
Dia sendiri tidak mengerti kehadiran Atlet Tim Nasional Jepang yang disebut sempat mampir di kawasan itu.
Hanya saja, banyak pengunjung yang datang, mengenakan pakaian dengan pernak-pernik Asian Games.
"Ya saya juga tidak tahu ada atlet atau bukan. Memang yang pakai Asian Games, semalam, ada saja sih. Ada juga yang pakai jaketnya, bajunya. Tapi, siapa-siapanya, saya tidak tahu," katanya.
Dia sempat mengatakan, lokasi tersebut sering menjadi tujuan ekspatriat asal Asia Timur baik yang sudah bekerja di Indonesia maupun yang hanya pengunjung.
Ratusan Ribu
Harga yang ditawarkan untuk pelayanan pijat pun berbeda untuk lokal dan asing, Begitu juga apabila menginginkan dibawa keluar dari tempat pijat.
"Kalau lokal biasanya Rp 350-500 ribuan. Kalau yang asing bisa jutaan. Kalau keluar, biasanya pesan dulu, harganya tergantung nego," ujarnya.
Keluar gedung bersama seorang wanita, merupakan hal yang bisa terlihat di kawasan tersebut.
Sehingga, dia tidak mengaku tidak terlalu memperhatikan. Mana atlet, mana orang biasa.
Tutup
Pada Selasa (21/8), Kawasan Little Tokyo seperti kota mati. Tidak ada lampu temaram yang menyala. Tidak lagi terlihat wanita berpakaian minim di depan toko.
Pemerintah Daerah melalui Kabid Pengendalian Tempat Usaha Satpol PP DKI Jakarta, Saigor Gultom menegaskan semua hiburan malam wajib ditutup jelang Idul Adha.
Sesuai dengan peraturan Daerah dan peraturan Gubernur.
"Kami akan patroli memastikan mereka tutup. Kami akan beri sanksi apabila masih ada yang buka," jelasnya di Kantor Balai Kota.
Waktu penertiban akan dimulai ingga Rabu (22/8) malam. Tidak akan ada penyegelan saat penertiban.
"Kalau tidak tutup, kami akan lakukan penghentian sementara. Selanjutnya, kami akan berikan peringatan tertulis," tegasnya.






Post a Comment